Posted by KKN 56 Duwek Buter in , , , | Juli 06, 2019 No comments

PEMBUATAN PUPUK PADAT ORGANIK DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH RUMAH TANGGA OLEH KKN 56 UTM


Salah satu program kerja utama dari Kelompok KKN 56 UTM adalah pembuatan Pupuk Padat Organik dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Limbah rumah tangga yang digunakan seperti sisa sayur-sayuran, buah-buahan yang sudah membusuk.


Kegiatan pertama ini diikuti oleh warga di Ds. Duwek Buter secara antusias dimana yang mayoritas merupakan petani. Salah satu manfaat dari pembuatan pupuk ini adalah untuk mengurangi limbah rumah tangga dan memberikan suatu alternative baru dalam kebutuhan pupuk organik oleh masyarakat sekitar

Adapun beberapa komposisi bahan dan alat yang dibutuhkan antara lain :
  1. Limbah Rumah Tangga (Sisa Sayur-Sayuran dan Buah-Buahan Busuk)
  2. Kotoran Sapi
  3. Efective Microorganisme 4 (EM4)
  4. Gula Pasir
  5.  Ember
  6.  Air


Langkah Pertama, adalah potong kecil-kecil sayur-sayuran dan buah-buahan yang telah disiapkan. Alasan memotong kecil sayur dan buah adalah agar mempercepat proses fermentasi dari pupuk padat yang akan dibuat.


Langkah Kedua, adalah menyiapkan suatu tempat atau wadah sebagai tempat pemprosesan pupuk padat. Tempat tersebut bisa dibuat dari lubang tanah maupun terpal sebagai alas. Tempat yang telah disiapkan tersebut merupakan tempat yang terhindar dari air hujan agar proses pembuatan pupuk dapat berlangsung secara efisien.

Langkah Ketiga, adalah mencampurkan limbah rumah tangga yang telah dipotong kecil-kecil kedalam lubang atau wadah dengan kotoran sapi yang telah bercampur dengan tanah dengan perbandingan 1:1. Dalam percobaan kali ini kami telah menyiapkan satu karung limbah rumah tangga dan satu karung kotoran sapi. Kemudian aduk dan campurkan limbah dengan kotoran sapi secara merata.


Langkah Keempat, adalah menyiapkan satu ember air yang kemudian nantinya akan ditambahkan EM4 sebanyak dua tutup botol dan ditambahkan gula pasir dengan perbandingan 1:1. Dalam percobaan kali ini kami menambahkan dua tutup botol EM4 dengan dua sendok makan gula pasir kedalam satu ember berisi air. Aduk secara merata hingga gula pasir dapat larut. Fungsi dari gula pasir disini adalah sebagai makanan dari mikroorganisme didalam EM4.

Langkah Kelima, adalah menyiramkan racikan EM4 yang telah disiapkan tadi kedalam campuran limbah rumah tangga dan kotoran sapi. Kemudian aduk dan campurkan semua bahan secara merata hingga terlihat lembab. Apabila dirasa air racikan EM4 kurang, maka dapat ditambahkan sesuai kebutuhan hingga seluruh komponen dapat tercampur rata dengan air racikan tersebut.


Langkah Keenam, adalah menutup semua bahan yang telah dicampur dengan terpal atau penutup yang lain secara rapat agar dapat mempercepat proses fermentasi dari pupuk padat tersebut. Proses penutupan dari pupuk ini harus dilakukan selama tiga minggu hingga pupuk padat berubah warna menjadi hitam. Setelah pupuk berubah warna menjadi hitam, maka pupuk padat telah selesai digunakan




Melihat antusiasme warga dari Ds. Duwek Buter dalam pembuatan pupuk padat tersebut, kami Kelompok KKN 56 UTM sangat berharap kegiatan yang kami laksanakan ini semoga dapat bermanfaat bagi warga di Ds. Duwek Buter sehingga dapat mengurangi limbah rumah tangga yang ada di Desa.


(Presti Surya Lesmana)

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter